Bandung, 16 Juli 2026 - Babinsa Kelurahan Merdeka, Serka Dahlan, melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) bersama petugas budi daya magot dan masyarakat di RW 06, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Kamis (16/07/2026).
Kegiatan komunikasi sosial tersebut bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus memberikan pendampingan kepada masyarakat dalam pengembangan budi daya magot sebagai salah satu solusi pengelolaan sampah organik yang bernilai ekonomis dan ramah lingkungan. Melalui kegiatan ini, Babinsa mendorong masyarakat agar terus meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan serta memanfaatkan limbah organik menjadi produk yang bermanfaat.
Petugas budi daya magot Kelurahan Merdeka, Ibu Vina, menyampaikan apresiasinya atas dukungan Babinsa terhadap kegiatan masyarakat.
"Kami merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa yang selalu memberikan motivasi dan pendampingan. Melalui komunikasi sosial ini, masyarakat semakin memahami manfaat budi daya magot, baik untuk mengurangi sampah organik maupun sebagai peluang meningkatkan nilai ekonomi."
Babinsa Kelurahan Merdeka, Serka Dahlan, mengatakan bahwa komunikasi sosial merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial untuk membangun kedekatan dengan masyarakat.
"Kami akan terus mendampingi masyarakat dalam setiap kegiatan yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan kesejahteraan warga. Budi daya magot merupakan salah satu inovasi yang mampu membantu pengelolaan sampah sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat."
Danramil 1812/BW, Mayor Inf Dedi Rusyana, menegaskan bahwa Babinsa harus menjadi penggerak dalam membangun kesadaran masyarakat melalui kegiatan yang produktif.
"Babinsa harus hadir di tengah masyarakat sebagai motivator dan pendamping. Kegiatan komunikasi sosial seperti ini menjadi sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus mendorong lahirnya inovasi yang bermanfaat bagi lingkungan."
Dandim 0618/Kota Bandung, Kolonel Inf Robil Syaifullah, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
"Pendampingan terhadap kegiatan budi daya magot merupakan wujud nyata kepedulian TNI AD dalam mendukung program pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Sinergi yang baik diharapkan mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi warga."
Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., menegaskan bahwa aparat kewilayahan harus selalu hadir memberikan solusi bagi masyarakat.
"Prajurit TNI AD, khususnya aparat kewilayahan, harus terus menjadi pelopor dalam membangun kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Melalui komunikasi sosial yang baik, berbagai potensi wilayah dapat dikembangkan sehingga memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat."
Melalui kegiatan komunikasi sosial ini diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara TNI dan masyarakat, sekaligus meningkatkan kesadaran warga dalam mengembangkan budi daya magot sebagai solusi pengelolaan sampah organik yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomis.

Sutiyono18